in

Contoh Bahasa Jepang sehari-hari beserta artinya

Belajar bahasa Jepang sehari-hari untuk kalian yang baru belajar bahasa Jepang, sama seperti bahasa Indonesia ada bahasa Jepang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini contoh bahasa Jepang sehari-hari beserta artinya dalam bahasa Indonesia, untuk kamu yang masih belajar bahasa Jepang.

Contoh bahasa Jepang sehari-hari beserta artinya

1. Contoh Bahasa Jepang Sehari-hari masalah keluarga

Dalam ruang lingkup bersosialisasi, kita pasti sering bercakap-cakap tentang masalah keluarga. Hal ini tentu wajar mengingat orang lain pasti ingin tau bagaimana latar belakang kita akan keluarga.

Maka, untuk memperjelas akan bagaimana percakapan masalah keluarga, berikut adalah contoh obrolan bahasa Jepang sehari-hari yang membahas masalah keluarga:

  • Bambang : Nan-nin kyōdai desu ka? (Kamu berapa saudara dalam satu keluarga?)
  • Ricky : Go-nin kyōdai desu. (Saya lima bersaudara)
  • Bambang : Mā,-ya no kyōdai no ōku (Wah, banyak sekali ya saudaramu)
  • Ricky : Mochiron, dono yō ni ōku no kyōdai no baai? (Tentu saja, kalau kamu berapa bersaudara?)
  • Bambang : Onaji, Watashi mo go-nin kyōdai desu (Sama, saya juga lima bersaudara.)
  • Ricky : Yeee, mata kyōdai no ōkudeshita (Yeee, ternyata kamu juga banyak saudaranya)
  • Bambang : Hai. Dono yō ni anata no kodomo-tachi (Iya, kamu anak keberapa?)
  • Ricky : Watashi no saigo no ko (Saya anak terakhir.)
  • Bambang : Suekko desu ne. (anak bungsu ya berarti)
  • Ricky : Hai.  (Iya.)

Itu adalah contoh bagaimana obrolan bahasa Jepang sehari-hari yang membahas tentang keluarga. Dalam ruang lingkup sekolah atapun desa, kita pasti sering ditanya masalah ini oleh orang yang baru kita kenal.

Jadi, ketika nanti kita berada di Jepang atau bertemu dengan orang Jepang dan ditanya masalah ini, kita sudah tahu ingin menjawab bagaimana?

2. Contoh Bahasa Jepang Sehari-hari Masalah Hobi

Setiap orang pasti memiliki hobi. Entah apapun itu, pada dasarnya hobi memang seharusnya bisa dikembangkan agar kelak, suatu saat nanti bisa membantu kita dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Pun demikian, hobi pun seharusnya bisa diperbincangkan dengan keluarga, saudara ataupun teman agar mereka tau potensi yang kita miliki. Kita mungkin tahu, tidak ada percakapan yang lebih menarik ketika kita membahas tentang hobi. Jadi, bagaimana percakapan bahasa Jepang sehari-sehari mengenai hobi ini? Mari kita simak:

  • Dika : Anata no shumi wa nanidesu ka? (Apa hobimu?)
  • Mamet : Watashi wa supōtsu ga suki (Saya suka olahraga.)
  • Dika : Donna supōtsu ga suki desu ka? (Oh ya, kamu suka olahraga apa?)
  • Mamet : Watashi wa badominton no supōtsu o aishimasu (Saya suka olahraga bulutangkis.)
  • Dika : Ā sō? Shū ni nankai anata wa badominton o shimasu ka? (oh ya? Berapa kali dalam seminggu kamu bermain bulu tangkis?)
  • Mamet : San-kai shimasu (Tiga kali seminggu.)
  • Dika : Guddo. Tsūjō wa dare to anata wa saisei dekimasu ka? (Bagus. Biasanya dengan siapa kamu bermain?)
  • Mamet : Watashi no yūjin to (Dengan teman saya)
  • Dika : Anata no aidoru no badominton senshu wa daredesu ka? (Siapa pemain bulutangkis idola kamu?)
  • Mamet : Machiron Lee Chong Wei (Tentu saja Lee Chong Wei)
  • Dika : Idaina aidoru (Idola yang bagus.)

Itu adalah contoh obrolan bahasa Jepang sehari-hari dalam membahas masalah hobi. Cukup terlihat sederhana bukan mengingat obrolan-obrolan semacam ini biasa terjadi dalam dunia sehari-hari kita.

Laman 1 2 3

Rekomendasi