in

PA 212: Istana Bergoyang-goyang dengan Kalimat Revolusi Habib Rizieq

Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212 menyatakan Istana Kepresidenan Joko Widodo bergetar dengan kata-kata revolusi Habib Rizieq Shihab.

Revolusi Habib Rizieq ini keluar saat demo UU Cipta Kerja pekan kemarin.Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengungkapkan jargon revolusi Habib Rizieq ditakuti semua pihak. Tak terkecuali Istana Kepresidenan.

“Pernyataan (Habib Rizieq) ini memang membuat gentar dan menghebohkan, sampai Istana bergoyang-goyang dengan kalimat revolusi,” kata Slamet dalam perbincangan di kanal Front TV bertajuk “Kepulangan IB HRS ke Tanah Air”.

Padahal menurut Slamet jargon itu sering diucapkan Jokowi saat kampanye, yaitu revolusi mental.

“Padahal kalimat revolusi sudah sering diucapkan, bahkan Pak Jokowi sendiri itu kan jargonnya revolusi mental, nah anehnya ketika yang mengumumkan orang lain jadi sesuatu yang menggetarkan. Padahal Pak Jokowi sendiri mengatakan revolusi mental,” sambungnya.

Slamet meminta agar semua pihak yang mendengar seruan revolusi Habib Rizieq harus melihat dari sisi lain, seperti esensi bahasanya yang artinya perubahan cepat.

“Perlu ditegaskan bahwa, kalau kita mendengar kalimat revolusi, maka mesti dilihat dulu dari sisi bahasanya.

Kalau kita melihat kamus bahasa Indonesia, revolusi itu perubahan yang cepat,” tutur Slamet.Habib Rizieq Shihab akan memimpin revolusi akhlak di Indonesia jika pulang dari Arab Saudi. Kini Habib Rizieq masih di Arab Saudi karena dianggap bermasalah.

Hal itu dikatakan Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman di Channel Youtube Islam Is My Life, yang diunggah, Sabtu (17/20/2020) kemarin.”Habib Rizieq menyuarakan, membawa dan memimpin revolusi akhlak,” kata Munarman.

Laman 1 2

Rekomendasi